Kegiatan Prisma 3.0 Poltek SCI 2025 merupakan salah satu program akademik yang dirancang untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan kondisi nyata di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memahami situasi sebenarnya, khususnya pencegahan terhadap peredaran Narkoba di desa Cibereum.
Penyalahgunaan narkoba masih menjadi salah satu ancaman serius bagi generasi muda di Indonesia. Menyadari hal tersebut, Politeknik Siber Cerdika Internasional (Poltek SCI) melalui program PRISMA 3.0 menggelar kegiatan penyuluhan dan pelatihan pencegahan narkoba yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan.
Baca Juga: Observasi UMKM Rengginang di Desa Cibereum
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dan masyarakat mengenai bahaya narkoba, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun hukum. Materi disampaikan langsung oleh narasumber dari BNN Kuningan yang berpengalaman dalam penanganan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat.
Dalam pemaparannya, BNN Kuningan menekankan bahwa narkoba tidak hanya merusak fisik, tetapi juga menghancurkan masa depan, relasi sosial, dan produktivitas generasi muda. Peserta diajak untuk mengenali jenis-jenis narkotika, modus peredaran, serta tanda-tanda awal penyalahgunaan yang sering luput dari perhatian.
Melalui kegiatan ini, PRISMA 3.0 tidak hanya menjadi program pengabdian masyarakat, tetapi juga ruang pembelajaran nyata yang membekali mahasiswa dengan kesadaran kritis dan tanggung jawab sosial dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkotika.
